Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Kejagung Blokir 35 Rekening Tersangka Jiwasraya

Nasional bumn Jiwasraya
Juven Martua Sitompul • 23 Januari 2020 03:00
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) memblokir 35 rekening milik tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya (Persero). Uang dalam 35 rekening itu diduga berkaitan dengan skandal rasuah Jiwasraya.
 
“Kita sudah mintakan untuk blokir rekening sebanyak 35 rekening milik 5 tersangka di 11 Bank,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah di Kejagung, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Febrie menyebut 35 rekening itu berasal dari 11 Bank dalam negeri. Sayangnya, Febrie mengaku belum mengetahui jumlah atau nominal saldo dari masing-masing rekening milik para tersangka tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Belum tahu dong kita (nilainya) kita baru minta pemblokiran. Nanti baru kita lihat untuk kita tindak lanjuti dengan penyitaan,” ujarnya.
 
Menurut Febri, penyidik hingga saat ini masih terus berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menelusuri rekening-rekening lain yang diduga digunakan untuk menampung uang haram tersebut.
 
“Yang kita minta blokir itu pasti rekning yang kita indikasikan masuk uang dari hasil uang kejahatan yang sedang kita sidik, uang pembelian investasi saham oleh Jiwasraya. Tetapi ini tidak terbatas disitu aja, masih terus kita kembangkan,” tegas dia.
 
Febrie mengatakan tak menutup kemungkinan penyidik bakal memblokir rekening ataupun aset milik beberapa orang yang dicekal oleh penyidik. Aset akan diblokir jika terindikasi dengan praktik korupsi Jiwasraya.
 
“Nanti ke depan akan kita lihat pihak-pihak afiliasi, mana aset yang terkait dengan kepemilikan para tersangka akan tetap kita lakukan tindakan penyitaan,” pungkasnya.
 
Kejagung menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.
 
Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya; Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif