Menteri KKP Edhy Prabowo usai diperiksa/Medcom.id/Fachri.
Menteri KKP Edhy Prabowo usai diperiksa/Medcom.id/Fachri.

Menteri Edhy: Saya Mengkhianati Pak Jokowi dan Pak Prabowo

Nasional kpk prabowo subianto partai gerindra kasus korupsi presiden jokowi Edhy Prabowo
Fachri Audhia Hafiez • 26 November 2020 01:09
Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyesal terlibat kasus dugaan korupsi terkait dengan perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. Dia meminta maaf ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
"Saya minta maaf kepada Bapak Presiden. Saya telah mengkhianati kepercayaan beliau. Minta maaf (juga) ke (Menteri Pertahanan) Prabowo Subianto," kata Edhy di Gedung Penunjang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 25 November 2020.
 
Edhy mengakui kesalahannya. Dia berjanji bakal membeberkan perbuatan rasuah yang dilakukannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Edhy Prabowo Mundur dari KKP dan Gerindra
 
"Ini tanggung jawab saya kepada dunia dan akhirat," ucap Edhy.
 
Di sisi lain, Edhy Prabowo menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Edhy juga menyatakan mundur dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
 
Edhy ditetapkan sebagai tersangka penerima rasuah bersama lima orang lainnya. Mereka adalah Staf Khusus Menteri KP Safri, Staf Khusus Menteri KP Andreau Pribadi Misanta, dan pengurus PT ACK Siswadi. Kemudian istri Staf Menteri KP Ainul Faqih dan Amiril Mukminin.
 
Sementara itu, seorang tersangka ditetapkan sebagai pemberi suap, yakni Direktur PT DPP Suharjito. Edhy ditangkap di Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dan Depok, Jawa Barat. Dia diduga menerima Rp9,8 miliar terkait rasuah tersebut.
 
Edhy disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif