Ilustrasi KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Ilustrasi KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Ngeri, KPK Sebut Generasi Muda Sudah Berani Korupsi

Candra Yuri Nuralam • 20 September 2022 08:16
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut ada perubahan pola pikir terkait tindakan koruptif di zaman sekarang. Kaum muda zaman ini disebut sudah berani korupsi.
 
"Zaman saya seusia Anda, kalau dengar kata korupsi, pasti yang terbayang pelakunya adalah orang tua yang akan pensiun, yang menduduki jabatan tinggi. Coba bayangin, kemarin KPK menangkap seorang tersangka dengan umur 24 tahun, berarti regenerasi mereka berhasil," kata Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana melalui keterangan tertulis, Selasa, 20 September 2022.
 
Wawan mengatakan pejabat koruptor zaman lampau berusia tua. Itu pun, yang masa jabatannya sudah mau kelar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, saat ini generasi muda sudah berani mengambil peluang bisnis yang berbau korupsi. Bahkan, kata Wawan, beberapa pelaku korupsi berani membawa anak dan istrinya untuk masuk ke tindakan tercela itu.
 
"Saat ini justru pelaku korupsi melibatkan anak atau bahkan istri untuk turut membantu tindakan korupsi mereka," ucap Wawan.
 

Baca: Beri Pendidikan Antikorupsi, KPK Berharap pada Generasi Muda


Kebiasaan ini mau dihilangkan KPK. Lembaga Antikorupsi tidak mau kaum muda terseret dengan tindakan koruptif. Anak dan keluarga pejabat juga tidak boleh terjerumus dengan tindakan korupsi itu.
 
"KPK berupaya mencegah hal tersebut dengan pendidikan, bagaimana membangun budaya antikorupsi di masyarakat ," ujar Wawan.
 
Pencegahan korupsi juga bakal dilakukan untuk menguatkan sistem. Penguatan sistem antikorupsi sampai ke keluarga diyakini bisa menutup celah rasuah di Indonesia.
 
"Yang terakhir, dengan upaya penindakan, tentu harus kita jalankan agar memberikan efek jera bagi para pelakunya," tutur Wawan.
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif