Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. MI/Susanto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. MI/Susanto.

Penahanan Pelaku Pencabulan di KRL Ditangguhkan

Nasional pencabulan
Siti Yona Hukmana • 25 Agustus 2019 12:09
Jakarta: Hengky Haposan, 27 pelaku pelecehan seksual terhadap penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, bebas. Penahanannya ditangguhkan setelah korban mencabut laporan.
 
"Iya ditangguhkan penahanannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, 25 Agustus 2019.
 
Argo mengatakan orangtua korban memaafkan tindakan Hengky. Surat perjanjian perdamaian menjadi pertimbangan penyidik mengabulkan penangguhan penahanan Hengky.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penangguhan penahanan dilakukan Kamis, 22 Agustus kemarin," ungkap Argo.
 
Baca: Buron Penjual Data Kependudukan Terlacak
 
Hengky, pegawai salah satu rumah sakit itu melakukan tindakan cabul kepada anak perempuan di bawah umur, Kamis, 15 Agustus 2019, sekitar pukul 06.40 WIB. Hengky dan korban menaiki gerbong KRL yang sama di Stasiun Manggarai.
 
"Tersangka menggunakan tangan kiri memegang bagian dada korban sampai puas. Korban tidak bisa kita sebutkan karena di bawah umur," kata Argo, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Korban pun berteriak mendapatkan perlakuan tak senonoh itu. Hengky langsung ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Penyidik menyita sejumlah barang bukti dari pelaku, seperti jaket berlogo Kementerian Kesehatan (Kemenkes), celana dalam, dan baju.
 
Hengky langsung ditahan di Polda Metro Jaya. Dia dikenakan Pasal 290 KUHP tentang Tindak Pidana Pencabulan. Ancamannya 15 tahun penjara.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif