Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Penyelewengan Dana Pembangunan Pelabuhan Marunda Mulai Diselidiki

Nasional kasus korupsi
Siti Yona Hukmana • 18 Juni 2019 08:10
Jakarta: Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengeluarkan Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) kasus penyelewengan dana pembangunan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. Penyalahgunaan dana tersebut diduga mencapai Rp7,7 miliar.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan ihwal SPDP tersebut. "SPDP itu memberitahukan ke Jaksa diduga ada peristiwa pidana yang ditangani oleh penyidik," kata Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019.
 
SPDP tersebut bernomor SP.Dik/ 3712/ VIII/2018/ Ditreskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 13 Agustus 2018. SPDP ditembuskan kepada dua terlapor, yakni Dirut PT Kawasan Berserikat Nusantara (KBN) HM Sattar Taba, dan Direktur Keuangan Karya Citra Nusantara (KCN) Ahmad Khusyairi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasus penyelewengan dana pembangunan Pelabuhan Marunda ini sudah bergulir setahun. Laporannya teregistrasi dengan nomor surat LP/2410/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 2 Mei 2018. Pihak terlapor yakni PT KBN HM Sattar Taba.
 
Dalam laporan itu, Sattar diduga menggelapkan uang Rp7,7 miliar terkait dengan proyek pembangunan Pelabuhan Marunda. "Kasusnya masih diproses penyidik, masih dikaji dan didalami," kata Argo, Senin, 17 Juni 2019.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif