Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (tengah)/Medcom.id/Siti.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (tengah)/Medcom.id/Siti.

Pelaku Derek Liar di Tol Gunakan SIM A dan STNK Mati

Nasional polri Jalan Tol Hukum Penegakan Hukum pelayanan publik
Siti Yona Hukmana • 15 April 2021 17:33
Jakarta: YJ, pelaku derek liar di Gerbang Tol (GT) Halim, Jakarta Timur, tepatnya di KM 10 Cikunir arah Bekasi, ditangkap polisi. Dia menjadi tersangka atas pelanggaran rambu lalu lintas dan kelengkapan surat-surat kendaraan.
 
"Memang dia ini menggunakan derek, tapi surat tanda nomor kendaraan (STNK) sudah mati sejak 2012 dan dia menggunakan surat izin mengemudi (SIM) A untuk kendaraan roda empat biasa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2021. 
 
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pengemudi mobil derek setidaknya mengantongi SIM B1. Pengemudi yang menggunakan SIM lain bisa ditilang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 1 Pelaku Derek Liar di GT Halim Ditangkap, 3 Kabur
 
"Kendaraan itu bukan derek resmi Jasa Marga, selain derek resmi tidak boleh masuk jalan tol, jadi melanggar rambu lalu lintas," ucap Sambodo. 
 
YJ dikenakan Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Beleid itu mengatur terkait pelanggaran rambu lalu lintas, dengan ancaman pidana kurungan dua bulan dan denda Rp500 ribu.
 
Dia juga dijerat Pasal 288 ayat 1 dan 2 UU LLAJ yang mengatur terkait pelanggaran surat-surat kendaraan yang tidak sesuai peruntukan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang mati dan SIM yang tidak sesuai. 
 
Kasus derek liar ini viral di media sosial Instagram. Korban merekam aksi pelaku dan mengunggahnya di media sosial itu. Dalam video berdurasi 45 detik, korban mengaku diancam dan diperas pelaku. 
 
Polisi kini tengah menunggu laporan korban untuk menyelidiki dugaan pemerasan tersebut. Tindak pidana itu baru bisa diusut setelah mengklarifikasi korban. 
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif