Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran (kedua dari kanan) bersama beberapa tokoh Betawi di Polda Metro Jaya, Jakarta. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran (kedua dari kanan) bersama beberapa tokoh Betawi di Polda Metro Jaya, Jakarta. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Kapolda Metro: Jakarta Harus Bebas Covid-19

Nasional dki jakarta Virus Korona pandemi covid-19 protokol kesehatan
Siti Yona Hukmana • 03 Desember 2020 23:54
Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran bertemu dengan organisasi masyarakat (ormas) Betawi di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Fadil meminta dukungan untuk membersihkan Jakarta dari covid-19.
 
"Tujuannya adalah bagaimana kita semua secara bersama-sama bekerja membebaskan Jakarta dari covid-19 dan membuat suasana Jakarta menjadi damai dan sejuk," kata Fadil di lokasi, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Fadil mengatakan semua tokoh Betawi yang hadir sepakat bekerja sama melawan covid-19. Caranya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya tidak main-main dengan pelanggar protokol kesehatan, akan saya tindak tegas," ujar Fadil.
 
Ketua Harian Badan Musyawarah (Bamus Betawi) 1982, Anwar Albatawi, meminta warga Jakarta mendukung program Kapolda Metro. Dia berharap Kapolda Metro mendapatkan kemudahan dalam mengendalikan Ibu Kota.
 
"Dan kami berharap Jakarta kiranya tidak dijadikan tempat untuk mengekspose diri bahwa siapa pun yang ada di Jakarta dan ingin datang ke Jakarta harus tetap mempertahankan damai dan tetap cinta, bahwa kita adalah bangsa yang satu, yaitu bangsa yang bernaung dalam negara kesatuan republik Indonesia (NKRI)," ungkap Anwar.
 
Wakil Ketua Bamus Betawi Eki Pitung mengatakan Betawi cinta persaudaraan, cinta kesejukan, dan kedamaian. Bahkan, kata dia, orang Betawai tidak pernah mengganggu masyarakat yang datang ke Jakarta.
 
"Mau cari makan, mau cari apa pun di sini silakan selama untuk buat keamanan, untuk membangun Ibu Kota," kata Eki.
 
Baca: Tertinggi Sejak Pandemi, Kasus Baru Covid-19 Mencapai 8.369 dalam Sehari
 
Eki menyoroti situasi saat ini banyak kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan. Dia meminta masyarakat menahan diri untuk tidak membuat kerumunan, menjaga keamanan, dan ketertiban.
 
"Nyok kite jage persaudaraan kite kerukunan kite karena kagak bisa, kagak bisa, bahwa Jakarta lahir dari sebuah kerukunan umat beragama, heterogen, dan itu sudah sejak lama kita bangun dari orang Betawi," tutur dia.
 
Dia juga berharap Jakarta bisa segera lepas dari covid-19. Dengan begitu, warga Jakarta dapat beraktivitas kembali seperti biasa.
 
Ketua Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Fahira Fahmi Idris mendukung penuh program Kapolda Metro untuk menyehatkan Jakarta. Menurut dia, kurva covid-19 di DKI Jakarta masih tinggi.
 
"Jadi kita punya kewajiban untuk saling mendukung agar kurva covid-19 ini semakin menurun untuk itu kita sepakat bersama-sama mendukung beliau (Kapolda)," kata Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR itu.
 
Senator itu telah mengajukan program kerja sama dengan Polda Metro Jaya. Program itu diyakini bisa mengurangi permasalahan-permasalahan yang terjadi di Ibu Kota.
 
Program Fahira tersebut ialah menyosialisasikan aturan hukum kepada masyarakat. Dia menilai warga Betawi masih buta hukum, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan aturan terkait pelanggaran protokol kesehatan
 
"Oleh karena itu saya bermaksud bekerja sama dan alhamdulillah sudah dijawab dengan baik oleh Pak Kapolda, mudah-mudahan nanti mulai Januari kita akan turun ke warga bersama-sama Polda Metro Jaya memberikan pengetahuan sosialisasi mengenai hukum agar mereka menjadi melek hukum," ujar Fahira.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif