Ilustrasi Gedung KPK/MI/Susanto.
Ilustrasi Gedung KPK/MI/Susanto.

KPK Ultimatum Masyarakat Tak Sembunyikan Tersangka Kasus Korupsi

Nasional kpk Suap di MA
Candra Yuri Nuralam • 11 Januari 2021 07:45
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat tidak membantu tersangka korupsi melarikan diri. Kasus pemberian bantuan terhadap koruptor diminta berhenti di Ferdy Yuman.
 
"KPK mengimbau kepada siapapun untuk tidak dengan sengaja menghalangi penyidikan, maupun penuntutan, dan persidangan perkara korupsi," kata pelaksana harian (Plh) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Setyo Budiyanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu, 10 Januari 2021.
 
Baca: Ferdy Yuman Bantu Nurhadi Cari Rumah Persembunyian

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menegaskan siapa pun yang membantu tersangka kasus korupsi akan ditindak. Aturan itu mengikat seluruh warga negara tanpa kecuali.
 
"KPK akan tegas menindak pihak-pihak terkait tersebut," tegas Setyo.
 
Ferdy merupakan orang yang menyewakan rumah untuk mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi di Jalan Simprug Golf 17 Suites 1, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dia juga yang melakukan pembayaran Rp490 juta ke pemilik rumah agar bisa ditempati Nurhadi.
 
Ferdy ada di rumah itu saat KPK menangkap Nurhadi pada 1 Juni 2020. Dia kabur menggunakan mobil berpelat palsu saat tim KPK mendekatinya. Saat ini, Ferdy telah ditangkap.
 
Dia disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif