Kabag Penum Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri - Medcom.id/Jufriansyah.
Kabag Penum Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri - Medcom.id/Jufriansyah.

Penghina Wali Kota Surabaya Jadi Tersangka

Nasional pencemaran nama baik
Cindy • 03 Februari 2020 18:05
Jakarta: Polisi resmi menetapkan penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berinisial JR sebagai tersangka. JR terbukti melakukan tindak pidana pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 
"Sejak 31 Januari 2020, rekan-rekan Polrestabes Surabaya telah menangkap saudara JR dan sudah ditahan secara resmi," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 3 Februari 2020.
 
Asep menuturkan polisi telah mengumpulkan bukti-bukti yang komprehensif. 16 saksi telah dimintai keterangannya untuk menetapkan status tersangka yang bersangkutan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penahanan ini melalui proses pemeriksaan 16 saksi. Tiga ahli dari pidana ITE, forensik dan bahasa," ucapnya.
 
Dari hasil pemeriksaan, JR terbukti melanggar sejumlah pasal yakni pasal 28 dan pasal 27 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Jo Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
 
Sebelumnya, JR diamankan polisi di kediamannya di Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor. Dia diduga menghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melalui akun media sosial Facebook miliknya.
 
Warga Surabaya yang tak suka dengan penghinaan tersebut menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Polrestabes Surabaya. Mereka menuntut kepolisian segera menindak JR.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif