KPK Sebut Pertemuan Firli TGB Kebetulan

M Sholahadhin Azhar 20 September 2018 15:19 WIB
kasus korupsi
KPK Sebut Pertemuan Firli TGB Kebetulan
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo--MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi kabar pertemuan Deputi Penindakan KPK Inspektur Jendral Firli dengan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut pertemuan itu terjadi secara kebetulan.

"Pas beliau (Firli) main tenis, gubernur (TGB) datang dengan anaknya, hanya itu saja," kata Agus di kantor KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 20 September 2018.

Menurutnya, kepergian Firli ke NTB dengan sepengetahuan KPK. Deputi Penindakan itu ingin memenuhi undangan undangan dari Komando Resor Militer (Korem) 162/Wira Bhakti Nusa Tenggara Barat pada Mei 2018 lalu.


"Pak Firli justru lapor kepada kami, pada waktu, beliau izin ke NTB itu. (Setelah) kembali dia melaporkan kepada kami," imbuh Agus.

Baca: KPK Selisik Dugaan Korupsi Gubernur NTB

Laporan yang diberikan Firli, kata Agus, termasuk pertemuan dengan TGB. Dari laporan, tak ada pembicaraan antara Firli dan TGB, yang menyinggung penyelidikan dugaan korupsi divestasi saham Newmont. Agus juga menyatakan bahwa Firli merupakan sosok yang lurus dan tidak memiliki kedekatan dengan TGB.

"Pak Firli sampai hari ini saya melihat masih lurus tidak terpengaruh. Saya yakin tidak ada kedekatan itu," ujarnya.

Ia meyakini suatu penyelidikan dan penyidikan KPK dilakukan secara independen. Tak pernah ada intervensi untuk membelokkan atau menyetir arah proses-proses tersebut.
Sebelumnya, TGB menjelaskan ihwal pertemuan dengan Direktur Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi Brigjen Firli.

Ia membantah pertemuan itu membahas kasus divestasi saham Newmont Nusa Tenggara.
"Saya ingat pertemuan itu 13 Mei, jauh sebelum saya diklarifikasi (KPK), saya belum tau ada proses pengumpulan data dan penyidikan," kata Zainul di Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu, 19 September 2018.

TGB menambahkan pemeriksaan awal di KPK berlangsung pada 20 Mei. Lagipula, pertemuan itu tak diinisiasi dirinya.

Ia mendapatkan undangan melalui telepon dari mantan Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel Farid Makruf. Farid, kata Zainul, mengajaknya bertemu di lapangan tenis.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id