Vonis Mati Aman Diyakini tak Memicu Ledakan Sel Teroris

Muhammad Al Hasan 22 Juni 2018 16:25 WIB
terorisme
Vonis Mati Aman Diyakini tak Memicu Ledakan Sel Teroris
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dan kementerian lembaga di bawahnya - Medcom.id/Muhammad Al Hasan.
Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis hukuman mati bagi terdakwa kasus terorisme Aman Abdurahman. Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Teddy Lhaksmana yakin vonis itu tidak akan memicu ledakan atau perlawanan dari teroris.

"Mudah-mudahan enggak, bisa diantisipasi. Masa keinginannya ribut melulu. Enggaklah. Yakin. Saya harus berikan jawaban yakin, tidak," kata Teddy di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Juni 2018.

Meski demikian, Teddy mengaku, pihaknya selalu memasang mata elang terhadap pergerakan terorisme. "Kewaspadaan setiap orang harus. Masa enggak?," tukas Teddy.


Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyebut, vonis mati terhadap penggagas Jamaah Ansharut Daulah (JA) itu merupakan kewenangan hakim. Ia menghormati keputusan hukum. 

"Itu kan proses hukum," ujar Wiranto.

Meski demikian, Wiranto meminta masyarakat tidak khawatir akan adanya letupan solidaritas sel-sel teroris nantinya terkait putusan tersebut. Ia menjamin negara selalu melakukan pengamanan maksimal.

"Kita tidak ada henti-hentinya dan sepanjang waktu melakukan operasi penanggulangan terorisme. Tidak ada hari ini kita lemah, kita perkuat, sepanjang waktu kalau berbicara penanggulangan terorisme, maka aparat keamanan selalu melakukan suatu kewaspadaan yang cukup tinggi agar kegiatan terorisme tidak lagi merupakan bagian dari rongrongan ancaman yang terus menerus kepada masyarakat," tegas Wiranto.

(Baca juga: Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id