Bos PT Tower Bersama Kembali Diperiksa KPK

Juven Martua Sitompul 17 Mei 2018 10:58 WIB
Bos PT Tower Bersama Kembali Diperiksa KPK
Bupati nonaktif Mojokerto Mustofa Kamal Pasa/ANT/Nando
Jakarta: Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk Herman Setya Budi kembali dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap izin pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada 2015.

"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MKP (Bupati nonaktif Mojokerto Mustofa Kamal Pasa)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Penyidik juga memanggil saksi lain, yakni Direktur PT Tower Bersama Budianto Purwahjo; Division Head Finance and Treasury PT Tower Bersama Alexandra Yota Dinarwanti; Operation Maintenance PT Protelindo Handi Prabowo; dan ajudan Mustofa Lutfhi Arief Muttaqin.

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama," ujar Febri.

Baca: Mobil dan Jet Ski Milik Bupati Mojokerto Disita

Herman Setya Budi dan Budianto Purwahjo suda beberapa kali diperiksa KPK. Namun, belum diketahui detail keterlibatan kedua bos PT Tower Bersama tersebut.

KPK menetapkan Mustofa Kamal Pasa sebagai tersangka dalam dua perkara, yakni suap dan gratifikasi.

Pada kasus pertama, Mustofa diduga menerima suap atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto Tahun 2015. Mustofa dijerat sebagai tersangka bersama Permit and Regulatory Division Head Tower Bersama Group Ockyant dan Direktur Operasi PTProfesional Telekomunikasi Indonesia Onggo Wijaya.

Baca: Bupati Mojokerto Ditahan

Mustofa diduga menerima suap dari Ockyanto dan Onggo Wijaya Rp2,7 miliar untuk memuluskan pengurusan izin prinsip pemanfaatan ruang (IPPR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas Pembangunan Menara Telekomunikasi di Kabupaten Mojoekerto Tahun 2015.

Mustofa juga ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi bersama Kadis PUPR Pemkab Mojokerto periode 2010-2015 Zainal Abidin. Keduanya diduga menerima gratifikasi atas proyek-proyek di lingkungan Pemkab Mojokerto, termasuk pembangunan jalan pada 2015.

(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id