Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Istimewa
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Istimewa

Pelempar Kucing ke Parit yang Viral di Medsos Anggota Polda Sumut

Nasional kucing media sosial polri
Siti Yona Hukmana • 06 November 2020 08:49
Jakarta: Polri mengidentifikasi polisi pelempar kucing ke dalam parit yang viral di media sosial (medsos) sebagai anggota satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatra Utara. Polisi pelempar kucing itu diperiksa karena diduga melanggar etik.
 
"Anggota itu atas nama Briptu SS," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 6 Oktober 2020.
 
Mabes Polri menelusuri peristiwa dalam foto dan menemukan fakta kejadian itu terjadi di Polda Sumut sekitar pukul 16.30 WIB, 30 September 2020. Awi mengatakan Briptu SS dipindah menjadi di bawah kendali operasi (BKO) Brimob Polri, Jakarta, untuk pemeriksaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi yang berangkutan saat ini sudah dilakukan pemeriksaan oleh pengamanan internal (Paminal) Korps Brimob Polri," ujar jenderal bintang satu itu.
 
Baca: Suka Menyakiti Binatang adalah Karakteristik Seseorang Antisosial
 
Awi menyebut personel itu dinilai melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri. Pasal 11 huruf c aturan tersebut menegaskan soal kepatuhan terhadap norma yang ada di masyarakat.
 
"Setiap anggota Polri wajib menaati dan menghormati norma kesusilaan, norma agama, nilai-nilai kearifan lokal, dan norma hukum," tutur Awi
 
Foto pelemparan anak kucing oleh pria berseragam polisi itu diunggah akun Instagram @christian_joshuapale hingga viral. Kucing itu disebutkan berenang ke tepian parit dan berhasil menyelamatkan diri. Aksi anggota Brimob itu menuai kecaman warganet.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif