Kapolri Perintahkan Data Terorisme Disebar ke 3 Pilar

Ilham wibowo 05 Juni 2018 15:54 WIB
terorisme
Kapolri Perintahkan Data Terorisme Disebar ke 3 Pilar
Kapolri Jenderal Tito Karnavian/ANT/Akbar Nugroho Gumay
Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan jajaran polri tingkat daerah berperan aktif memonitor sel terorisme. Data intelijen Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri bakal disebar untuk  tiga pilar, yakni Babinsa, Babinkamtibmas, dan kepala desa.

"Satgas Antiterorisme Polda yang sudah memiliki data dari Satgas Densus agar sel-sel yang dianggap perlu diawasi diserahkan kepada tiga pilar ini," ujar Tito saat Rapat Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idulfitri di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Juni 2018.

Belajar dari pengalaman kasus di Surabaya, sel 'tidur' terorisme kembali aktif setelah monitoring tak menjadi prioritas utama. Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengharapkan kejadian serupa tak terulang melaui monitoring bersama.


"Sebetulnya sudah termonitor tapi kemudian tim begerak ke yang lain yang sel aktif. Ternyata tim sel yang tidak aktif ini justru melakukan aksi. Sekali lagi kepada Kepala Densus untuk membagikan  informasi jaringan yang dianggap prioritas kedua, prioritas satu tetap ditangani teman-teman Densus," ucap eks Kepala Densus 88 Anitetror itu.

Baca: Polri Waspadai Aksi Teror Jelang Idulfitri

Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga harus dirangkul. Pengawasan terorisme diharapkan lebih ketat dalam mengantisipasi ancaman keamanan.

"Kalau bisa satu waktu dikumpulkan agar mereka bisa mengaktifkan seperti masalah siskamling," tutur eks Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini.

Tito menilai masalah terorisme perlu ditangani bersama, terutama kepala daerah. Ia meminta ideologi terorisme dinetralisiasi besama forum umat beragama (FUB).

"Kalau kepala daerahnya peduli berikan anggaran, maka FUB-nya akan aktif. Tapi kalau tidak diberi anggaran tidak aktif dan ideologi terorisme ini berkembang bebas," tegas dia.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id