Mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju saat bersaksi di pengadilan. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju saat bersaksi di pengadilan. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

KPK Dalami Kasus Lain yang Dimainkan Eks Penyidik Robin

Nasional KPK Kasus Suap kasus korupsi dagang perkara jual beli jabatan pns Dewan Pengawas KPK
Candra Yuri Nuralam • 27 Juli 2021 13:30
Jakarta: Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju mengakui sudah beberapa kali menerima uang suap terkait pengusutan perkara. Lembaga Antikorupsi bakal mendalami keterangan itu.
 
"Seluruh keterangan saksi maupun fakta-fakta persidangan lainnya dalam perkara ini tentu akan dikonfirmasi kembali kepada saksi-saksi yang akan dihadirkan dan alat bukti lainnya pada agenda-agenda persidangan berikutnya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri kepada Medcom.id, Selasa, 27 Juli 2021.
 
Menurut dia, KPK tidak akan mengampuni Robin. Seluruh kasus yang dimainkan Robin bakal diperkarakan berdasarkan aturan hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lembaga Antikorupsi juga bakal menindak orang yang berani menyuap Robin. KPK menegaskan tidak akan pandang bulu.
 
"Kami memastikan akan menindaklanjutinya sesuai kewenangan KPK," tegas Ali.
 
Di sisi lain, KPK meminta masyarakat terus memantau persidangan Robin. Ali berharap masyarakat aktif memberitahu KPK jika menemukan bukti baru dalam persidangan maupun di lapangan.
 
Baca: Eks Penyidik KPK Mengaku Terima Uang Suap dari Beberapa Perkara
 
Jaksa penuntut umum (JPU) pada KPK Budhi Sarumpaet sempat curiga dengan beberapa uang yang masuk ke rekening Robin. Jaksa menduga uang itu bagian dari suap.
 
"Apakah saudara menerima uang dalam perkara kasus lain selain Tanjungbalai?" kata Budhi dalam sidang virtual di Jakarta, Senin, 26 Juli 2021.
 
Robin mengamini uang itu bagian dari suap terkait penanganan perkara. Fulus itu di luar kasus dugaan jual beli jabatan di Tanjungbalai.
 
"Ada Pak," ujar Robin.
 
Jaksa dan Robin tidak memerinci kasus yang dimaksud. Pasalnya, persidangan itu untuk terdakwa Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial. Dalam sidang, Robin hanya menjadi saksi.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif