Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono (kanan). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono (kanan). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Polri Gandeng Ditjen PAS Usut Pengendalian Narkoba dari Lapas Cilegon

Nasional narkoba polri narkotika internasional Kasus Narkoba Penegakan Hukum
Kautsar Widya Prabowo • 14 Juni 2021 17:49
Jakarta: Polri tengah mendalami kasus pengendalian narkoba jenis sabu sebanyak 1,129 ton oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cilegon, Banten. Penyidik bahkan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
 
"Kita tetap komunikasi dengan Ditjen PAS, bagaimana dengan sistem pemenjaraan di sana (Lapas Cilegon)," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 14 Juni 2021.
 
Sejauh ini, kata Argo, Ditjen PAS bersifat kooperatif. Mereka memberikan informasi secara lengkap kepada penyidik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semuanya bisa kita komunikasikan dengan baik," kata dia.
 
Selain itu, polisi masih mengejar sejumlah pelaku yang terlibat dalam peredaran barang haram ini. Penyidik telah mengamankan tujuh pelaku.
 
"Akan kita kembangkan lagi, masuknya ke Indonesia melalui apa, kemudian yang menerima siapa, yang ngawal siapa, ini masih panjang berkaitan dengan kasus narkoba yang melibatkan baik Polres Jakarta Pusat dengan jajaran Polda Metro Jaya dan backup Mabes Polri," kata dia.
 
Baca: Peredaran 1,129 Ton Sabu Dikendalikan dari Lapas Cilegon
 
Peredaran 1,129 ton sabu jaringan Timur Tengah dibongkar kepolisian. Barang haram itu dikendalikan penghuni Lapas Cilegon, Banten.
 
"Di empat tempat kejadian perkara (TKP) telah diamankan lima WNI inisial NR, AH, HS, NB, dan EK, serta dua warga negara Nigeria CSN dan UCR. Di mana dari hasil pendalaman barang-barang ini berasal dari Timur Tengah dan Afrika," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
 
Tersangka CSN dan UCR merupakan warga binaan di Lapas Cilegon. Mereka berperan sebagai pengendali peredaran narkoba.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif