Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Obat Terapi Covid-19 yang Ditimbun Perawat Akan Dijual Sesuai HET

Nasional polri DKI Jakarta Virus Korona polisi indonesia covid-19 obat korona pandemi covid-19 Obat Covid-19
Siti Yona Hukmana • 05 Agustus 2021 08:41
Jakarta: Polisi menyita 6.964 butir dan 27 botol vial obat terapi covid-19 berbagai merek dari kasus penimbunan obat oleh perawat, apoteker, bersama sindikatnya. Barang bukti itu akan dijual kepada masyarakat yang membutuhkan. 
 
"Dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET)," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa saat dikonfirmasi, Kamis, 5 Agustus 2021. 
 
Mukti akan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) dalam pemanfaatan barang bukti tersebut. Obat untuk penanganan covid-19 itu amat diperlukan masyarakat, baik perorangan maupun di rumah sakit. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi untuk barang buktinya hanya uang saja ke pengadilan," ujar Mukti.
 
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus penimbunan obat terapi covid-19 pada pertengahan Juli 2021. Sebanyak 24 orang ditangkap, dua di antaranya berprofesi sebagai perawat dan apoteker. 
 
Baca: Puskesmas Diminta Sediakan Obat Penanganan Covid-19 dan Oksigen
 
Apoteker awalnya membeli obat di apotek atau farmasi rumah sakit dengan memalsukan resep dokter. Dia bekerja sama dengan apotek tersebut. Sementara itu, perawat mengambil sisa obat-obatan pasien covid-19 yang meninggal dunia. 
 
Kemudian, apoteker dan perawat itu memberikan obat yang diambil kepada sindikatnya untuk ditimbun. Saat terjadi kelangkaan, mereka menjual obat-obatan tersebut via online di atas HET yang ditetapkan pemerintah.
 
Para pelaku dijerat Pasal 196 dan/atau Pasal 198 Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan/atau Pasal 62 juncto Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mereka terancam hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif