Rutan Cipinang Bakal Larang Penggunaan Vape

Siti Yona Hukmana 08 November 2018 19:34 WIB
narkoba
Rutan Cipinang Bakal Larang Penggunaan Vape
Konfrensi pers vape narkoba - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Cipinang Oga G. Darmawan menyebut pihaknya bakal melarang penggunaan rokok elektrik (vape). Ini menyusul pengungkapan vape berisi narkoba. 

"Hal ini hal baru, jadi kami akan melarang seluruh tahanan atau narapidana yang menggunakan rokok elektrik," kata dia di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 8 November 2018.

Oga mengucapkan terima kasih pada pihak Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap kasus ini. Dengan begitu pihaknya bisa lebih ketat lagi memantau napi. 


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono berharap aturan masuknya rokok elektrik ke Indonesia lebih ketat lagi. Ini untuk mencegah meluasnya peredaran narkoba bagi anak bangsa. 

"Kalau perlu pabrik ini (vape) tidak boleh masuk ke Indonesia. Karena masih banyak generasi bangsa kita yang menginginkan bersih. Artinya kita bisa mengembangkan ide-idenya tanpa adanya narkotika untuk pembangunan bangsa dan negara ini," pungkas Argo. 

(Baca juga: Produsen Vape Narkoba Dikendalikan Napi di Cipinang)

Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menangkap dalang peredaran narkoba jenis liquid vape yang mengandung metilendioksi metamfetamina (MDMA). Pelaku merupakan napi Lapas Cipinang berinisial TY.  

Dari dalam lapas, TY mengendalikan pembuatan liquid narkoba untuk vape. Dia bahkan mempunyai laboratorium sendiri untuk memproduksi narkoba dalam berbagai jenis (THC, MDMA, 5-Fluoro ADB). 

Akibat perbuatannya TY dan para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id