Penembakan di Sampang Pakai Senjata Rakitan

Dian Ihsan Siregar 29 November 2018 16:52 WIB
pembunuhan
Penembakan di Sampang Pakai Senjata Rakitan
?Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: ‎Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan penembakan yang dilakukan Idris pada Subaidi, warga Kecamatan Sokobanah, Sampang, Jawa Timur menggunakan senjata api rakitan. Subaidi tewas usai tertembus peluru. 

"Itu rakitan (senjata api). Amunisinya sedang didal‎ami oleh penyidik Polres Sampang," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 29 November 2018.

Dedi menyebut pembunuhan dilatarbelakangi masalah pribadi. Dia mengaku prihatin dengan video ajakan duel yang tersebar di media sosial. 


Pasalnya, ajakan duel secara terbuka salah dan melanggar hukum. Dedi meminta masyarakat bijak menanggapi pengancaman. 

"Kalau ada yang merasa terancam dilaporkan ke polisi. Jadi itu delik aduan, harus melaporkan bila terancam karena nanti bisa dipidanakan yang mengancam," kata dia. 

Pada 22 November 2018 Subaidi tewas akibat tertembus timah panas yang ditembakkan oleh Idris. Pengakuan Idris, penembakan akibat perbedaan pilihan politik dalam Pilpres 2019 di media sosial. 

(Baca juga: Penembakan Subaidi Bukan Lantaran Beda Pandangan Politik)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id