Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Dua Korban Grab Toko Diperiksa Polisi

Nasional penipuan pencucian uang undang-undang ite
Siti Yona Hukmana • 19 Januari 2021 03:37
Jakarta: Polisi terus mengusut kasus dugaan penipuan dan pencucian uang oleh pemilik PT Grab Toko Indonesia, Yudha Manggala Putra. Penyidik memeriksa para korban. 
 
"Sampai dengan saat ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap dua korban atas nama YMH, 30, dan AS, 52," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 18 Januari 2021. 
 
Ramadhan tidak mengungkap hasil pemeriksaan. Pasalnya, hal itu masuk pada materi penyidikan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Namun, Ramadhan menyebut kedua korban itu telah merugi hingga puluhan juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemilik Grab Toko Investasikan Uang Haram ke Bitcoin
 
"YMH kerugiannya Rp71.690.500, sedangkan AS kerugiannya Rp11.298.500," ujar Ramadhan. 
 
Polisi akan memeriksa korban lainnya. Penyidik juga mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus ini.
 
Tersangka Yudha ditangkap pukul 20.00 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021 di Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia telah ditahan.
 
Yudha diduga menyebarkan informasi berita bohong dan menyesatkan yang mengkibatkan kerugian konsumen. Dia membuat situs belanja daring Grabtoko.com. 
 
Dia menawarkan sejumlah barang elektronik dengan harga murah di situs tersebut. Puluhan orang tertarik membeli. Namun, barang tidak kunjung dikirim setelah korban mentransfer uang. Total kerugian konsumen mencapai Rp17 miliar. 
 
Dia dijerat Pasal 45 A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 82 dan/atau Pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana. Pelaku terancam hukuman maksimal enam tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif