Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

Menantu Mantan Dirut BTN Mangkir Dipanggil Kejagung

Nasional Kasus Suap kasus korupsi BTN kejaksaan agung
Kautsar Widya Prabowo • 08 Oktober 2020 22:38
Jakarta: Menantu tersangka mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Maryono, Widi Kusuma Purwanto, mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung. Ia diperiksa sebagai saksi atas penggunaan rekening uang gratifikasi dari Maryono.
 
"Sampai sekarang ini, belum datang," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febri Ardiansyah di Gedung Bundar, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Febri mengaku belum mendapat keterangan perihal alasan Widi tidak menghadiri panggilan penyidik. Febri hanya meminta awak media untuk menunggu keterangan dari Widi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tunggu keterangan (Widi)," jelasnya.
 
Baca:Diduga Makelar Suap, Menantu Eks Dirut BTN Diperiksa
 
Kejagung menetapkan Maryono dan Direktur PT Pelangi Putera Mandiri, Yunan Anwar, sebagai tersangka korupsi. Yunan diduga memberikan uang Rp2,275 miliar.
 
Sementara itu, pihak PT Titanium Property masih berstatus sebagai saksi. Perusahaan itu memberikan uang Rp870 juta kepada Maryono.
 
Pemberian uang dari kedua perusahaan itu ditransfer melalui rekening Widi. Penyidik telah memeriksa Direktur PT Titanium Property periode 2012-2018, Fadjri Albanna, sebagai saksi, pada Senin, 5 Oktober 2020.
 
Namun, Fadjri mangkir pada panggilan kedua Selasa, 6 Oktober 2020. Penyidik menjadwalkan ulang pemanggilan Fadjri, Jumat, 9 Okotber 2020. Penyidik juga telah mencegah Fadjri bepergian ke luar negeri.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif