Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Densus 88 Cegah Pendanaan Terorisme Lewat NPO

Nasional terorisme densus 88
Media Indonesia.com • 19 November 2020 05:41
Jakarta: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mencegah pendanaan terorisme melalui nonprofit organization (NPO). Pencegahan dilakukan melalui kerja sama dengan 13 kementerian dan lembaga.
 
"Ini untuk memperkuat sinergi maupun kerjasama antara Polri dengan berbagai kementerian dan lembaga," kata Deputi Kerja Sama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Andhika Chrisnayudhanto melalui keterangan tertulis, Rabu, 18 November 2020.
 
Andhika menjelaskan penandatanganan mengesahkan pertukaran informasi antara Densus88 dan kementerian/lembaga terkait. Dia menyebut hal itu mendukung penguatan kerangka legislasi yang mengatur mengenai nonprofit organization.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, kerja sama ini sangat penting sebagai langkah awal bersama bagi Polri dan kementerian/lembaga. Utamanya dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pendanaan terorisme.
 
"Karena beberapa indikasi terakhir ini kelihatan banyaknya kelompok radikal terorisme yang menyalahgunakan NPO untuk tujuan terorisme itu sendiri. Ini bukan hanya concern di Indonesia, tapi juga concern di negara-negara lain," ungkapnya.
 
Lebih lanjut, ia mengatakan jika ada nonprofit organization yang kedapatan mendanai aksi terorisme atau melakukan kegiatan dengan tujuan mendanai, maka dapat dimasukkan sebagai terduga teroris ataupun organisasi teroris.
 
"Ini salah satu langkah yang diterapkan pemerintah, sehingga ini dapat mencegah agar nonprofit organization itu tidak disalahgunakan," kata dia.
 
(Rahmatul Fajri)
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif