Takut Ditembak, Penjambret Penumpang Ojol Menyerahkan Diri

Deny Irwanto 09 Juli 2018 11:26 WIB
penjambretanjambret
Takut Ditembak, Penjambret Penumpang Ojol Menyerahkan Diri
Pelaku menyerahkan diri - Metro TV.
Jakarta: Sandi Haryanto, 27, penjambret penumpang ojek onlien, Wasilah, 36, menyerahkan diri. Pelaku ketakutan ditembak polisi. 

"Iya, takut (ditembak)," kata Sandi di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

Sandi buron sejak Minggu, 1 Juli 2018. Selama pelariannya, Sandi mengaku kerap gelisah dan merasa bersalah karena aksinya menewaskan Wasilah. 


Korban tewas setelah mempertahankan tasnya dan terjatuh dari motor. "Jadi sejak itu saya gelisah, terbayang-bayang terus dan tiba-tiba terngiang saja korban sering dalam bayangan saya. Susah tidur dan gelisah," ungkap Sandi.

(Baca juga: Jambret dan Begal Bentuk Demoralisasi Penjahat)

Lantaran tak kuat, Sandi akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Jagakarsa pada Minggu, 8 Juli 2018.

Sebelumnya, Wasilah menjadi korban penjambretan saat berboncengan dengan driver ojek online di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Minggu, 1 Juli 2018. Saat aksi perampasan, korban tersungkur dari sepeda motor. 

Nyawa korban tak tertolong saat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra, Kemayoran, Jakarta Pusat, akibat luka di kepala.






(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id