Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah. Foto Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah. Foto Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

KPK tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Suap Kejati Bengkulu

Nasional kasus korupsi OTT KPK
Kautsar Widya Prabowo • 27 Desember 2018 03:51
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka baru kasus dugaan suap terhadap mantan Kepala Seksi III Intelijen Kejati Bengkulu, Parlin Purba. Ketiganya diduga kuat memberi suap kepada Parlin.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dan menetapkan Apip Kusnadi (AK), M. Fauzi (MF), dan Edi Junaidi  (EJ) (sebagai tersangka)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Desember 2018.

AK merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II pada Satker Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BWS Sumatera VII Bengkulu. Sementara MF merupakan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJPA BWS Sumatera Vll Bengkulu dan EJ sebagai Satker Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera VII Bengkulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dalam perkara tersebut, ketiganya memberikan uang sebesar Rp150 juta kepada Parlin dalam dua kali penyerahan. Uang diberikan agar informasi yang diterima Kejati Bengkulu terkait dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi jaringan irigasi air nipis Seginim dan proyek rehabilitasi jaringan irigasi primer sekunder kiri daerah irigasi air Majunto, Kabupaten Mukomukon dari masyarakat tidak ditindaklanjuti. Selain itu, uang senilai Rp150 juta merupakan kesepakan dari permintaan sebelumnya sebesar Rp185 juta. Bagian dari kesepakatan antara BWS Sumatera VII dengan beberapa mitra yang mengerjakan proyek di BWS Sumatera VII Bengkulu.

Dalam kesepakatan, pelaksana proyek harus menyetorkan uang kutipan sebesar enam persen dari nilai total proyek. Tiga persen uang kutipan diduga sebagai dana operasional yang terdiri atas dua persen untuk operasional BSW Sumatra VII Bengkulu dan satu persen untuk operasional kementerian pusat yang disetorkan kepada Kasubag TU.

Baca juga: KPK Tetapkan 3 Orang Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Kejati Bengkulu

Sementara itu, sebesar tiga persen lainnya terbagi atas satu persen untuk kepentingan pribadi Kepala BWS Sumatra VII Bengkulu dan dua persen untuk biaya/fee keamanan aparat penegak hukum.

Atas perbuatannya, ketiganya disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana

Sementara itu, tiga tersangka tersebut menambah daftar tersangka dalam perkara ini. Dengan begitu, total enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, sudah ada tiga tersangka dan telah diproses dalam persidangan pengadilan Tipikor Bengkulu. Ketiganya adalah Parlin Purba (PP) yang divonis lima tahun dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan kurungan, sementara Amin Anwari (AAN) dan Murni Suhardi (MSU) divonis dua tahun penjara denda Rp50 juta subsidair empat bulan.


(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi