Ratna Sarumpaet. Medcom.id/ Ilham Pratama.
Ratna Sarumpaet. Medcom.id/ Ilham Pratama.

Ratna Sarumpaet Merasa Diceramahi Saksi Ahli

Nasional hoax
Suci Sedya Utami • 25 April 2019 20:22
Jakarta: Empat saksi ahli dihadirkan dalam sidang lanjutan terdakwa penyebar berita bohong Ratna Sarumpaet. Dia menyebut kesaksian para ahli yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum hanya untuk ceramah.
 
"Kita diceramahin. Kan konteks kaitannya dengan kasus enggak ada. Ya aku syukuri, karena enggak memberatkan," kata Ratna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 25 April 2019
 
Ratna pun senang usai sidang. Secara pribadi dia menganggap keterangan saksi lemah secara hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemikiran saya yang bukan ahli hukum, itu kok enggak menyangkut semua. Itu yang mebuat saya senang. Kalau menurut saya gitu, lemah, tapi karena saya bukan ahli hukum. itu secara pribadi aja," ujar dia.
 
Ratna memandang keonaran yang dituduhkan kepada dirinya tidak terbukti dalam persidangan kali ini.
 
"Keonarannya di mana? persoalnya orang harus tunjukan keonarannya di mana. Siapa yang melalukan? Kalau di twitter memang selalu gaduh kan. Mana ada twitter yang enggak pernah gaduh," tutur Ratna.
 
Hal serupa juga disampaikan oleh kuasa hukum Ratna, Insank Nasarudin. Dia merasa puas pada sidang kali ini.
 
"Kami sangat puas di persidangan ini. Harusnya saksi yang dihadirkan adalah saksi yang sangat memberatkan," ujar Insank.
 
Kasus hoaks Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tidak di kenal di Bandung, Jawa Barat. Ratna kemudian mengakui kabar itu tidak benar. Mukanya lebam karena menjalani operasi plastik.
 
Ratna ditahan setelah ditangkap di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 4 Oktober 2018 malam. Saat itu, Ratna hendak terbang ke Chile.
 
Akibat perbuatannya, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif