KPK Tahan Dirut PT Mawatindo Road
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Utama PT Mawatindo Road Contruction, Hobby Siregar. Hobby ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015.
 
Penyidik juga menahan tersangka lain yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bengkalis periode 2013-2015, Muhammad Nasir. Dia diduga sebagai pihak yang mengatur proyek peningkatan jalan tersebut di Pemkab Bengkalis, Riau.
 
"Keduanya ditahan selama 20 hari kedepan untuk proses penyidikan terhitung sejak hari ini," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 6 November 2018.
 
Hobby ditahan di rumah tahanan (Rutan) Salemba. Sedangkan, Muhammad Nasir ditahan di rutan Guntur.
 
Tak hanya penahanan, penyidik juga telah mencegah Bupati Bengkalis Amril Mukminin bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan. Pencegahan dilakukan sejak 13 September 2018.
 
Dalam kasus ini, Muhammad Nasir diduga sebagai pihak yang mengatur perusahaan Hobby Siregar sebagai pemenang lelang dalam proyek peningkatan jalan di Bengkalis tersebut. Namun, proyek yang dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan dalam kontrak, sehingga merugikan keuangan negara sekitar Rp80 miliar dari nilai proyek sebesar Rp495 miliar.

Baca: KPK Sita Rp1,9 Miliar dari Rumah Bupati Bengkalis

Keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi secara melawan hukum sehingga merugikan keuangan atau perekonomian negara.
 
Atas perbuatannya, M Nasir dan Hobby Siregar dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id