NEWSTICKER
Ketua KPK Firli Bahuri (kiri). Foto: medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Ketua KPK Firli Bahuri (kiri). Foto: medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Ketua KPK Yakin Harun Masiku Bakal Kembali ke Indonesia

Nasional kpu OTT KPK
Kautsar Widya Prabowo • 18 Januari 2020 01:45
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakinimantan calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan Harun Masiku akan kembali ke Indonesia. Harun melarikan diri ke luar negeri pascaoperasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Komisoner KPU Wahyu Setiawan.
 
Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan berdasarkan pengalamannya sebagai Deputi Penindakan KPK, pelaku koruptor yang melarikan diri ke luar negeri akan kembali lagi ke Indonesia. Hal tersebut berbeda dengan pelaku teror.
 
"Pelaku pembunuhan siap tidur di hutan, jadi beda dengan pelaku teror. Tapi kalau korupsi, berapa uang yang ia bawa pasti akan kembali ke Indonesia," ujar Firli di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Firli menambahkan, saat ini Komisi Antirasuah telah menggandeng kepolisian untuk menghentingkan langkah Harun. Korps Bhyangkara dianggap memiliki jaringan luas dalam mencari keberadaan Harun.
 
"Mereka punya jejaring, kita juga meminta bantuan dengan jalur-jalur diplomatik untuk mencari keberadaan tersangka (Harun) yang kita cari," tutur Firli.
 
KPK melakukan OTT terhadap Wahyu pada Rabu, 8 Januari 2020. Wahyu diduga menerima suap untuk mengupayakan penggantian antarwaktu (PAW) calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan Harun Masiku.
 
KPK juga menyita uang Rp400 juta dalam pecahan dolar Singapura saat OTT di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Sebelumnya, Wahyu diduga menerima suap Rp200 juta.
 
Lembaga Antirasuah menetapkan empat tersangka. Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya, sekaligus mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Agustiani Tio Fridelina, menjadi tersangka penerima suap.
 
Kader PDI Perjuangan Harun Masiku dan pihak swasta, Saeful, menjadi tersangka penyuap. Saeful diduga menjadi staf di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif