Kapolri Jenderal Listyo Sigit merilis kasus penyelundupan 1,129 ton narkoba jenis sabu-sabu jaringan Timur Tengah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021. Foto: Metro TV
Kapolri Jenderal Listyo Sigit merilis kasus penyelundupan 1,129 ton narkoba jenis sabu-sabu jaringan Timur Tengah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021. Foto: Metro TV

Headline News

Kapolri: Perang Lawan Narkoba Harus dari Hulu ke Hilir

Nasional narkoba polri DKI Jakarta penembakan polisi Kasus Narkoba Penegakan Hukum Headline News
MetroTV • 14 Juni 2021 14:57
Jakarta: Penyalahgunaan narkoba kembali terjadi.  Polisi membongkar upaya penyelundupan 1,1 ton sabu-sabu. Dalam satu bulan terakhir, tercatat 3,6 ton narkoba sudah disita kepolisian. 
 
Dalam pengungkapan kasus 1,1 ton sabu-sabu, polisi menangkap beberapa oknum. Lima orang warga negara Indonesia (WNI), yakni NR, HA, AS, NB, dan EK; dan dua orang warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial CSN dan OCN. 
 
"Kita semua sangat prihatin. Di tengah situasi pandemi covid-19, ketika semua sedang sibuk menekan laju pertumbuhan covid-19, ternyata peredaran narkoba sangat tinggi," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin, 14 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengungkapan kasus besar ini diungkap jajaran Polda Metro dan Polres Jakarta Utara. Penyidikan dilakukan secara berturut turut dari akhir Mei hingga Juni. Semua barang bukti berasal dari Timur Tengah dan Afrika. 
 
Barang bukti itu ditemukan di tiga lokasi. Dua di antaranya di Gunungsindur, Kabupaten Bogor, dan Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.
 
Mereka yang tertangkap dikenai Pasal 114 ayat 2, Pasal 115 ayat 2, Pasal 112 ayat 2, serta Pasal 13 ayat 1 dan ayat 2 UU No 5 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya penjara seumur hidup dan maksimal hukuman mati. 
 
Untuk mencegah masifnya peredaran narkoba, Listyo menyarankan masyarakat untuk memperkuat program agar Kampung Tangguh Narkoba. Menurutnya, harus ada kerja sama antara polisi, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. 
 
"Agar bisa sama-sama menanggulangi peredaran narkoba yang terjadi di Indonesia saat ini," kata dia.
 
(Putri Purnama Sari/Taris Dwi Aryani)
 
Simak tayangan lengkapnya DI SINI
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif