Polisi tangkap sindikat pencuri truk. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Polisi tangkap sindikat pencuri truk. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Truk

Nasional pencurian
Ilham Pratama Putra • 13 November 2019 05:32
Jakarta: Polda Metro Jaya (PMJ) mengamankan lima orang sindikat pencurian truk. Penyelidikan dimulai karena pihak kepolisian kerap menemukan transaksi jual beli kendaraan tanpa surat-surat lengkap.
 
Setelah didalami, pihak kepolisian mendapatkan tersangka berinisial SR, 44. Saat itu pihak kepolisian menemukan satu unit truk curian yang akan dijual ke SR.
 
"Truk ini hasil kejahatan yang dilakukan oleh pemetiknya atas nama SR di daerah Ciracas Jaktim," kata Kasubbid Penmas Bidang Humas PMJ, AKBP I Gede Nyeneng di PMJ, Jakarta, Selasa 12 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gede mengatakan pada 3 November SR menemukan kunci truk dan dia langsung mencocokkan kunci truk itu dengan truk-truk yang terparkir di wilayah Ciracas. Ketika menemukan truk yang sesuai dengan kunci itu, dia langsung membawa kabur truk itu ke Sukabumi.
 
"Truk itu sempat dibawa ke Sukabumi dan dijual ke seseorang, dan sudah kita amankan yaitu tersangka DA. Dijual seharga Rp23 juta tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan sah," jelas Gede.
 
Selanjutnya truk yang telah dibeli DA dijual kembali dengan melibatkan dua tersangka. Dia meminta bantuan tersangka AU dan AK untuk mencari pembeli truk. "Tersangka DA minta tolong cari pembeli kepada tersangka AU dan AK sehingga dapatlah calon pembeli di wilayah Jakarta," kata Gede.
 
Calon pembeli itu berniat membeli truk seharga Rp25 juta, tanpa dilengkapi surat-surat yang sah. Tersangka AK dan SR kemudian menyewa taksi, lalu berangkat ke Sukabumi untuk mengambil truk tersebut, sebelum menyerahkan truk kepada pembeli di Jakarta. "Pada saat terjadi transaksi jual beli, tersangka AK, SR, ini langsung kita tangkap," jelas Gede.
 
Setelah berhasil menangkap AK dan SR, dalam waktu yang sama juga berhasil menangkap tersangka lainnya yakni DA, AU, dan AH. Para tersangka berniat menggunakan uang hasil kejahatannya untuk kehidupannya sehari-hari.
 
Kepada polisi, SR mengaku baru pertama kali mencuri truk. Namun, dia juga mengaku jika pernah mengambil mobil operasional milik media massa dan sudah dijualnya. "Sebelum lakukan curi truk, pernah lakukan pencurian mobil APV itu mobil operasional milik RCTI beberapa tahun lalu. TKP-nya di kantor RCTI Kebon Jeruk Jakbar," beber dia.
 
Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 362 KUHP atau Asal 363 KUHP atau Pasal 480 KUHP. Para tersangka terancam hukuman tujuh tahun penjara.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif