Ilustrasi KPK. Foto: MI
Ilustrasi KPK. Foto: MI

KPK Diminta Taati Prosedur Aturan Baru

Nasional kpk
M Sholahadhin Azhar • 14 Januari 2020 14:47
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta lebih berhati-hati dalam melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan penggeledahan. Penyidik harus menaati aturan perundang-undangan sebelum menjalankan tugasnya.
 
"Dalam UU KPK yang baru, penyadapan harus mendapatkan izin dewan pengawas," kata ahli hukum dari Universitas Muhammadiyah Jakarta Chairul Huda di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Dia mencotohkan kegagalan penyidik menggeledah Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta. Menurut dia, penyidik bisa leluasa menggeledah markas PDI Perjuangan bila sudah mengantongi izin dari dewan pengawas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, Chairul menilai ada dua penindakan KPK yang rentan ditangguhkan. Sebab, tindakan penyidik dianggap tidak sesuai UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
 
"Sehingga kalau tersangka mengajukan gugatan praperadilan, karena menganggap penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan tidak mengantongi izin dewan pengawas, penggugat berpotensi memenangkan gugatan," kata dia.
 
Chairul menyarankan penyelidik dan penyidik KPK belajar dengan benar terkait prosedur penegakan hukum. Terutama dalam penggeledahan dan penyitaan.
 
"Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan atas kesewenang-wenangan KPK," kata dia.
 
KPK melakukan dua OTT dalam dua hari berturut-turut. Pertama, operasi senyap dilakukan kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah pada Selasa, 7 Januari 2020. Saiful diduga menerima suap dan menggunakan pengaruh untuk mengatur proyek di lingkungan Kabupaten Sidoarjo.
 
KPK juga menangkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020. Wahyu diduga menerima suap dari calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan Harun Masiku untuk memuluskan proses Pergantian Antarwaktu (PAW) sebagai anggota DPR periode 2019-2024.
 

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif