Sidang eks Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Sidang eks Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Pengusaha Kerap Dikirimkan Dokumen Proyek PT INTI

Nasional kasus suap
Fachri Audhia Hafiez • 15 Januari 2020 15:08
Jakarta: Eks Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara disebut kerap mengirimkan sejumlah dokumen proyek garapan PT INTI. Dokumen dikirim pada pihak swasta Andi Taswin Nur.
 
"Misalkan Pak Darman ikut pengadaan, minta saya bikin list project apa saja gitu, untuk dikasih ke Pak Taswin juga," kata karyawan PT INTI Nursyifa Fujiati saat diperiksa sebagai saksi buat terdakwa Darman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemudian membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Nursyifa. BAP menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara Nursyifa dan Taswin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nursyifa membuat daftar proyek dan target kontrak PT INTI sepanjang 2019 atas perintah Darman. "Saya kirim ke Pak Taswin atas perintah Pak Darman," ujar Nursyifa.
 
Dia mengaku dua kali mengirimkan daftar proyek.'Teh maaf apa bisa masukkan yang projects Polri, projects Mabes Polri pengembangan jaringan' tulis salah satu percakapan.
 
Nursyifa lantas membalas dengan melampirkan daftar proyek perbaikan. Dalam daftar yang dikirimkan ke Taswin tersebut, juga ada informasi mengenai proyek PT Angkasa Pura (AP) II.
 
Darman Mappangara didakwa menyuap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Yastrialsyah Agussalam USD71 ribu dan SGD96.700. Perbuatan itu dilakukan bersama pihak swasta Andi Taswin Nur terkait proyek Baggage Handling System (BHS) di PT Angkasa Pura Propertindo (PT APP).
 
Darman didakwa melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a dan b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo pasal 64 ayat (1) KUHP pidana.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif