Mendikbud Jamin Pendidikan Anak Pelaku Teror Surabaya

Dheri Agriesta 16 Mei 2018 17:12 WIB
terorisme
Mendikbud Jamin Pendidikan Anak Pelaku Teror Surabaya
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjamin pendidikan anak pelaku teror di Surabaya. Pemerintah tak akan mendiskriminasi pendidikan mereka. 

"Siapapun anak, harus dijamin pendidikannya. Harus nondiskriminasi prinsip pendidikan kita," kata Muhadjir di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Mei 2018.

Meski begitu, Muhadjir belum memikirkan pola pendidikan yang bakal diberikan kepada anak-anak pelaku teror. Apalagi, anak-anak itu telah terpapar paham radikal.


Muhadjir meminta berita tentang anak pelaku teror tak dieksploitasi. Sebab, anak-anak tersebut merupakan korban dari aksi bejat orang tuanya. 

(Baca juga: Polisi: Anak Terduga Teroris Jangan Disamakan dengan Pelaku)

Mendikbud khawatir anak pelaku teror menjadi trauma. "Mereka punya teman-teman, jadi kalau sampai menciptakan traumatis kepada teman-teman sejawatnya itu risikonya terlalu berat," jelas Muhadjir.

Setidaknya ada empat anak pelaku teror yang selamat dari aksi bom bunuh diri. Tiga anak merupakan buah hati dari pasangan suami istri yang meledakkan bom bunuh diri Rusun Wonocolo Sidoarjo. Aksi itu menewaskan pasangan suami istri dan satu anak. Tiga anak lainnya luka-luka.

Satu anak lainnya adalah bocah yang selamat dari aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya. Ledakan itu menewaskan sepasang suami istri dan dua anak laki-laki. Tak berapa lama usai ledakan, seorang bocah kecil berusia sekitar 8 tahun berdiri dari lokasi ledakan dan diselamatkan polisi.

(Baca juga: Anak Terduga Teroris Dapat Santunan)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id