Pihak Swasta Diperiksa Terkait Suap Bupati Tulungagung
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah. Foto:MI/Susanto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi dari pihak swasta untuk kasus dugaan suap Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Pemeriksaan kali ini dilakukan di Polres Tulungagung.

"Ada pihak swasta yang kita periksa di Polres Tulungagung," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 29 Juni 2018.

Febri menjelaskan, penyidik fokus mencecar para saksi perihal aliran uang suap yang dikeluarkan Syahri Mulyo. "Kami fokus pada penelusuran aliran dana yang diduga dikeluarkan tersangka FD," ujarnya.


KPK menetapkan Bupati nonaktif Tulungagung Syahri Mulyo sebagai tersangka korupsi proyek peningkatan infrastruktur jalan tahun 2017. Selain Syahri, KPK juga menetepkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung Sutrisno, dan Agung Prayitno dari pihak swasta sebagai tersangka penerima suap.

Sedangkan, tersangka pemberi suap adalah pengusaha bernama Susilo Prabowo. Ia diduga menyuap Syahri Mulyo melalui Agung Prayitno sebesar Rp1 miliar terkait fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung.

Pemberian tersebut adalah pemberian ketiga, setelah sebelumnya Syahri menerima pemberian pertama sebesar Rp500 juta dan pemberian kedua sebesar Rp1 miliar. Susilo Prabowo adalah salah satu kontraktor yang kerap memenangkan proyek-proyek di Pemkab Tulungagung sejak 2014 hingga 2018.

Syahri Mulyo, Agung Prayitno, dan Sutrisno disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Susilo Prabowo disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 65 KUHP.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id