Bahar bin Smith Ditetapkan Sebagai Tersangka
Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Jakarta: Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penghinaan kepada Presiden Joko Widodo. Status tersangka itu ditetapkan usai pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu diperiksa sejak Kamis, 6 Desember 2018 pagi.

"Hasilnya beliau ditetapkan tersangka," ujar Kuasa hukum Bahar bin Smith, Aziz Yanuar di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018.

Meski telah menyandang status baru, menurut Aziz, kliennya belum ditahan. Pihaknya pun masih akan berdiskusi ihwal penetapan status tersangka Bahar bin Smith. 


Aziz juga belum tahu apakah Bahar bin Smith bakal menempuh langkah praperadilan. Hal tersebut masih akan didiskusikan terlebih dahulu.

"Belum didiskusikan," imbuhnya. 

Dia mengungkap, Bahar bin Smith atau yang dikenal Habib Bule itu disangkakan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2).

Baca: Bahar tak Sudi Minta Maaf ke Jokowi

Bahar bin Smith diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, sejak pukul 11.30 WIB. Aziz menuturkan, kliennya dicecar 24 pertanyaan menyangkut hal-hal pribadi serta ceramahnya di Palembang.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id