Ilustrasi--Suasana Acara Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional 2018. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ilustrasi--Suasana Acara Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional 2018. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Komnas HAM Yakin Tuntaskan 10 Pelanggaran HAM Berat

Nasional pelanggaran ham
Fachri Audhia Hafiez • 10 Desember 2018 15:20
Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menetapkan empat tema strategis yang menjadi prioritas kerja kelembagaan. Salah satunya menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.
 
Hal itu disampaikan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam acara Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional 2018 yang digelar di Royal Kuningan Hotel, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan.
 
"Pertama penyelesaian pelanggaran HAM berat di masa lalu. Kemudian reforma agraria berbasis HAM," kata Taufan dalam paparannya di lokasi, Senin, 10 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, penanganan maraknya intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme dengan kekerasan. Terakhir, tata kelola lembaga Komnas HAM.
 
"Tema itu dipilih mempertimbangkan aspek internal dan eksternal di mana kemajuan dan penegakan HAM. Masih jauh dari kondisi yang ideal, kita masih menghadapi berbagai tantangan," ujar Taufan.
 
Baca: Komnas HAM Serahkan Dokumen Pelanggaran HAM Rumah Geudong
 
Komnas HAM mencatat ada 13 pelanggaran HAM berat. Sebanyak 10 di antaranya belum terselesaikan. Taufan tak memerinci kasus apa saja yang belum terselesaikan itu.
 
"Tiga di antaranya sudah selesai. Diputuskan di pengadilan HAM Adhoc, yaitu kasus Timor Timur, Tanjung Priok, dan Abepura," ucap dia.
 
Acara yang mengusung tema '70 Tahun Deklarasi Universal HAM dan setelahnya, Menuju Pemajuan dan Penegakan HAM yang Lebih Baik' itu dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil. Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, Brigjen Mas Guntur Luape dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo juga hadir.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif