Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Theofilius Ifan
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Theofilius Ifan

Denda Protokol Kesehatan Mencapai Rp2,8 Miliar

Nasional Virus Korona Protokol Covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 01 Oktober 2020 15:18
Jakarta: Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) menyampaikan hasil operasi yustisi sejak Senin, 14 September 2020 hingga Rabu, 30 September 2020. Akumulasi denda administrasi mencapai Rp2,8 miliar.
 
“Nilai denda sebesar Rp2.008.941.425 dari 32.003 kasus,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 1 Oktober 2020.
 
Awi mengatakan tim gabungan menindak 2.580.084 kasus. Ada sejumlah bentuk sanksi yang diberikan kepada pelanggar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 1.876.559 pelanggar diberikan teguran lisan dan 394.728 kali diberikan teguran tertulis. Ada 1.242 tempat usaha yang ditutup karena melanggar protokol kesehatan.
 
“Sanksi kurungan satu kasus dan sanksi lain berupa kerja sosial 278.001 kali,” ujar Awi.
 
Baca: Kabupaten Sikka Berlakukan PSBB
 
Sebanyak 97.327 personel dikerahkan dalam operasi yustisi. Terdiri atas 51.968 personel Polri, 15.804 personel TNI, 17.996 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan 11.559 personel lainnya. Mereka bertugas mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan.
 
Pelanggar bisa dikenakan Pasal 212, 214, 216, 218 KUHP, dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit. Pelanggar protokol kesehatan juga bisa dijerat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dengan ancaman pidana satu tahun dan atau denda paling banyak Rp100 juta.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif