Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Penyebar Hoaks UU Ciptaker Kembali Ditangkap

Nasional hoax Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 09 Oktober 2020 17:39
Jakarta: Polisi menangkap seorang wanita yang diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Pelaku yakni VE, 36.
 
"Penangkapan dilakukan di Andani Kost, Jalan Masjid Baiturrahman Mawar Nomor 85, Kelurahan Karampuan, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis, 8 Oktober 2020 pukul 11.30 WITA," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Argo mengatakan VE menyebarkan hoaks terkait UU Ciptaker melalui akun Twitter pribadinya @videlyaeyang. Berita bohong itu terlacak oleh Cyber Crime Mabes Polri yang dipimpin oleh Brigjen Slamet Uliandi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


VE menyebarkan hoaks soal 12 pasal yang ada di UU Ciptaker. Isinya seperti penghilangan pesangon, Upah Minimum Provinsi (UMP) dan UMK dihapus, hingga penghapusan semua cuti. Berita ini dinilai menimbulkan keonaran di masyarakat.
 
Polisi menyita satu smartphone Redmi 6 Pro M1805D1SE warna Hitam dan satu simcard. VE digelandang polisi ke Mabes Polri, Jakarta Selatan.
 
"Kita ketahui motifnya disebabkan oleh rasa kekecewaan karena pelaku ini sudah tidak bekerja lagi," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Baca: Penyebar 12 Hoaks UU Cipta Kerja Ditangkap
 
VE dijerat Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Barangsiapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif