Penyidik KPK Novel Baswedan - Medcom.id/Husen Miftahudin.
Penyidik KPK Novel Baswedan - Medcom.id/Husen Miftahudin.

KPK Gelar Aksi 2 Tahun Kasus Novel Mangkrak

Nasional novel baswedan
Juven Martua Sitompul • 11 April 2019 12:10
Jakarta: Wadah pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar aksi peringatan dua tahun penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes dan tuntutan mangkraknya penanganan teror terhadap penyidik senior KPK tersebut.
 
Aksi ini bakal dihadiri sejumlah elemen masyarakat mulai dari gerakan mahasiswa hingga aktivis buruh. Acara berlangsung sejak Pukul 10.00 WIB sampai dengan Pukul 16.00 WIB.
 
"Untuk itulah hari ini apa pun pilihan politikmu, mari berkumpul di KPK untuk mendukung Presiden berani membentuk TGPF Independen agar teror terhadap KPK berhenti," kata Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 11 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yudi mengatakan masyarakat mulai muak dengan pejabat-pejabat korup yang merampas uang rakyat untuk kepentingan pribadi. Masyarakat berharap banyak terhadap KPK untuk memberantas tindak pidana korupsi di tanah air.
 
(Baca juga:TGPF Kasus Novel Dituntut Beberkan Hasil Investigasi)
 
Yudi mendesak pemerintah khususnya pihak kepolisian serius menuntaskan kasus-kasus teror yang menimpa pegawai KPK. Dengan penuntasan teror-teror tersebut, kata dia, tidak ada lagi pihak-pihak yang berani melakukan aksi teror kepada pegawai KPK.
 
"Aksi ini didukung oleh berbagai elemen tanpa mempersoalkan afiliasi terhadap pilihan presiden karena memang aksi ini bukan untuk tujuan politik tertentu," pungkas dia.
 
Rangkaian acara akan diawali dengan aksi bersama yang dimeriahkan dengan penampilan musik, mimbar bebas dan orasi dari berbagai elemen masyarakat. Acara dilanjutkan dengan deklarasi anti teror terhadap pemberantasan korupsi oleh tokoh-tokoh nasional.
 
Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan dialog budaya untuk mendorong penuntasan kasus teror penyiraman air keras yang dipimpin oleh Cak Nun bersama Novel Baswedan serta dimeriahkan musikalisasi puisi Najwa Shihab. Di hari yang sama, rangkaian aksi ini juga dilakukan di berbagai daerah serta Aksi Kamisan yang digelar di depan Istana Negara pada pukul 16.00 WIB.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif