Ilustrasi TNI. ANT/Mumahammad Adimaja
Ilustrasi TNI. ANT/Mumahammad Adimaja

KontraS: TNI Lakukan 76 Tindak Kekerasan dan Pelanggaran HAM dalam Setahun

Nasional tni kekerasan
Kautsar Widya Prabowo • 04 Oktober 2020 15:19
Jakarta: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat TNI melakukan 76 tindak kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Jumlah ini terhitung sejak Oktober 2019 sampai September 2020.
 
"Mayoritas peristwa yang berkaitan dengan anggota TNI adalah penembakan, intimidasi, penyiksaan, konflik agraria, perusakan, tindakan tidak manusiawi, kekerasan seksual, dan peristiwa pembubaran paksa," ujar Wakil koordinator KontraS bidang Riset dan Mobilisasi, Rivanlee Anandar, dalam konferensi pers secara virtual, Minggu, 4 Oktober 2020.
 
Ia memerinci anggota TNI melakukan penganiyaan sebanyak 40 peristiwa. Lalu, 19 penembakan, 11 intimidasi, delapan penyiksaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian tindakan tidak manusiawi, bentrokan, perusakan, dan konflik agraria, masing-masing tiga peristiwa. Selanjutnya, kekerasan seksual, pembubaran paksa, dan penculikan masing-masing satu peristiwa.
 
"Dari 76 peristiwa ini sedikitnya ada 100 orang luka-luka, 43 orang tewas, empat orang ditangkap, dan delapan lain tidak mendapatkan bekas fisik, artinya intimidasi," tutur Rivanlee.
 
Dia menegaskan kondisi ini mesti menjadi perhatian penting bagi jajaran pemimpin TNI. Terlebih angka kekerasan meningkat dibandingkan tahun lalu sebanyak 58 peristiwa.
 
"Berlanjutnya kekerasan TNI tidak dibarengi tingkat pengawasan antar satuan tingkatan," ujar dia.
 
(Baca: Pengangkatan Dua Eks Anggota Tim Mawar Persulit Penegakan HAM)
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif