Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho Gumay
Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho Gumay

Tersangka Demo Rusuh UU Cipta Kerja Menjadi 131 Orang

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 19 Oktober 2020 14:55
Jakarta: Tersangka demo Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) berujung ricuh bertambah. Tersangka bertambah 77 orang dari sebelumnya 54 orang.
 
"Sampai saat ini Polda Metro Jaya telah menetapkan 131 orang sebagai tersangka," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 19 Oktober 2020.
 
Nana mengatakan 131 tersangka itu akumulasi dari demo pada Kamis, 8 Oktober dan Selasa, 13 Oktober 2020. Sebanyak 131 orang itu berasal dari berbagai kalangan. Namun, perusuh demo didominasi oleh pelajar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari sekian tersangka memang mayoritas paling banyak pelajar, di sini ada pelajar, mahasiswa, ada juga pengangguran, pelajar rata-rata anak SMK, di situ ada kelompok anarko," kata Nana.
 
Menurut Nana, ke-131 tersangka itu telah melakukan perusakan gedung Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), perusakan mobil di Pejompongan, vandalisme oleh kelompok anarko, dan kasus ambulans di Cikini, Jakarta Pusat.
 
Baca: Pemerintah Diminta Gencar Menyosialisasikan Substansi UU Ciptaker
 
Kemudian, kerusuhan di Tugu Tani, penganiayana anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, penganiayaan anggota Polres Metro Tangerang Kota, dan perusakan pos polisi. Sebanyak 69 dari 131 orang telah ditahan.
 
"Jadi kalau kemarin hanya 28 orang, sekarang sudah meningkat menjadi 69 orang," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Nana menyebut 20 orang di antaranya ditahan karena kasus perusakan dan pembakaran halte bus TransJakarta, fasilitas publik lainnya, dan pos polisi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Mereka ditahan karena terancam hukuman di atas lima tahun penjara.
 
Adapun pasal yang disangkakan kepada 131 orang itu, yakni Pasal 212 KUHP tentang Melawan Petugas, Pasal 218 KUHP tentang Melanggar Aturan Tidak Berkerumun), Pasal 170 KUHP tentang Melakukan Kekerasan Terhadap Orang dan Barang, dan Pasal 406 KUHP tentang Perusakan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif