Kapolri Jenderal Idham Azis/Medcom.id/Cindy.
Kapolri Jenderal Idham Azis/Medcom.id/Cindy.

Kapolri Ancam Hukum Mati Aparat Terlibat Narkoba

Nasional narkoba kapolri
Siti Yona Hukmana • 02 Juli 2020 12:56
Jakarta: Kapolri Jenderal Idham Azis mengultimatum jajaran kepolisian terkait penyalahgunaan narkoba. Anggota melanggar terancam sanksi berat.
 
"Kalau polisinya sendiri yang kena narkoba hukumannya harus hukuman mati, karena dia sudah tahu undang-undang, dia tahu hukum," kata Idham di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Idham memerintahkan jajarannya selalu mengecek barang bukti narkoba. Dirnarkoba kepolisian daerah diminta mencocokkan barang bukti dengan hasil penyitaan di lapangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jangan sampai ada anggota polisi yang menyelewengkan barang bukti. "Cek itu anggota, sekali-kali tes urine, bener enggak? Karena banyak kejadian yang begitu," ujar Idham.
 
Baca:Kapolri: Narkoba Bisa Menggoyahkan Iman Aparat
 
Setelah kasus dilimpahkan ke kejaksaan, Idham memerintahkan jajarannya segera memusnahkan barang bukti. Pemusnahan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba oleh anggota kepolisian.
 
"Kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyah, pegang segenggam bisa melihara," ujarnya.
 
Idham berharap anggotanya tidak ada yang terlibat. Sejatinya, pemberantas narkoba harus bersih dari barang haram tersebut.
 
Menurut dia, para komandan satuan punya tanggung jawab moral untuk membina dan membimbing anggotanya. Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Polri memusnahkan 1,2 ton sabu, 35 ribu ekstasi dan 410 kilogram ganja. Narkoba yang dimusnahkan itu merupakan hasil pengungkapan kepolisian sejak Mei 2020.
 

(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif