Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Segera Diumumkan

Nasional kasus korupsi Djoko Tjandra
Siti Yona Hukmana • 07 Agustus 2020 19:22
Jakarta: Penyidik Bareskrim Polri segera mengumumkan tersangka kasus penghapusan red notice atas nama Djoko Soegiarto Tjandra. Penetapan tersangka didahului gelar perkara.
 
"Minggu depan kami akan melaksanakan gelar perkara dalam rangka penetapan tersangka," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Agustus 2020.
 
Listyo menyebut gelar perkara bakal menggandeng pihak lain. Ini lantaran kasus berkaitan dengan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk kasus Tipikor kita mengundang rekan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk ikut langsung dalam proses gelar perkara menetapkan tersangka," ujar Listyo.
 
Sebelumnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri menaikkan kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra ke tahap penyidikan, Rabu, 5 Agustus 2020. Penaikan status perkara setelah gelar perkara awal.
 
"Konstruksi hukum terhadap tindak pidana yang dipersangkakan yaitu dugaan penerimaan hadiah oleh penyelenggara negara terkait pengurusan penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra sekitar Mei sampai Juni 2020," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Kamis, 6 Agustus 2020.
 
Pelaku bakal dijerat Pasal 5 ayat 1 dan Pasal 2, Pasal 11, Pasal 12 huruf a dan b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 KUHP.
 
Dalam kasus ini, dua perwira tinggi (Pati) Polri dicopot dari jabatannya. Mereka yakni eks Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Nugroho Slamet Wibowo dan eks Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte.
 
Nugroho dicopot dari jabatannya karena menyampaikan ke imigrasi masa berlaku red notice Djoko Tjandra habis. Sementara itu, Napoleon dicopot karena dinilai lalai mengawasi stafnya, Nugroho.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif