Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: Mi/Rommy Pujianto
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: Mi/Rommy Pujianto

Munas Partai Politik dalam Pengawasan Ketat KPK

Nasional kpk
M Sholahadhin Azhar • 28 November 2019 07:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan selalu memantau penyelenggaraan musyawarah nasional partai politik. KPK selalu fokus mencari penyelenggara negara yang bermain-main dalam munas.
 
"Hampir setiap munas," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantor KPK, Rabu, 27 November 2019.
 
Forum tersebut dinilai rawan digunakan sebagai ajang transaksi. Terutama jika ada kader yang berebut pengaruh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saut menyatakan, menukar pengaruh dengan uang, merupakan rahasia umum di forum seperti itu. Dia menegaskan KPK tak segan menindak.
 
"Pesannya ya anda jangan main transaksional, karena uang itu ambilnya dari jabatan dia sebagai penyelenggara negara. Ngambil dari rumah enggak mungkin, pasti dimarahin istrinya," kelakar Saut.
 
Menurut dia, KPK ingin semua partai sadar mengenai kompetensi dan integritas sebagai modal, bukan uang. Pasalnya, dengan demikian semua pihak di partai tak akan korupsi untuk menutup modal politik.
 
"Sudahlah, anda datang dengan pikiran, datang dengan upaya, bahwa anda punya barang lebih bagus dari toko sebelah," ujar Saut.
 
Menurut dia, dalam forum musyawarah nasional, tiap kader berkompetisi menempati jabatan tertentu. Maka yang dikedepankan bukan politik transaksional, namun kapabilitas kader.
 
Saut menyatakan, pihaknya selalu mengedepankan integritas dan kapabilitas pada tiap kader partai politik. KPK juga kerap diundang memberikan arahan dalam sebuah munas.
 
"Kita hadir di situ, untuk membangun integritas mereka. Tapi di balik itu kita 'menari-nari' kan mereka enggak tahu," kata Saut.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif