Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Polisi Selidiki Kasus Penyerangan terhadap Hakim

Nasional kekerasan
Siti Yona Hukmana • 19 Juli 2019 07:57
Jakarta: Polres Metro Jakarta Pusat mulai menyelidiki kasus penyerangan terhadap Hakim Ketua Soenarso oleh pengacara pengusaha Nasional Tomy Winata, Desrizal. Penyidik memeriksa pelapor dan terlapor.
 
"Hasil pemeriksaan itu masih kita dalami," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan, di Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.
 
Dalam proses penyelidikan, kata dia, polisi tak hanya memeriksa korban dan pelaku. Ada sejumlah hal lain yang perlu dianalisis untuk memperkuat bukti guna penetapan tersangka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah dilakukan pemeriksaan, dilakukan visum. Itu salah satu petunjuk kami untuk menetapkan pelaku," ujar Harry.
 
Menurut Harry, saat ini status pelaku yakni Desrizal masih saksi terlapor. Polisi belum menaikkan status dia menjadi tersangka.
 
"Belum tersangka. Ini kan masih diperiksa," pungkasnya.
 
Baca juga:Sunarso: Ini Penyerangan Pertama Selama Menjadi Hakim
 
Hakim Ketua Majelis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Soenarso menjadi korban penyerangan pengacara. Peristiwa itu terjadi saat persidangan di Ruang Sidang Subekti, Kamis, 18 Juli 2019 pukul 15.30 WIB.
 
Akibat penyerangan itu, Soenarso mengalami luka memar dan sakit di kening sebelah kiri akibat sabetan ikat pinggang. Kasus ini dilaporkan Sunarso ke Polres Metro Jakarta Pusat. Laporannya teregistrasi dengan nomor LP/1283/K/VII/2019/RESTROJAKPUS.
 
Humas PN Jakpus Makmur menjelaskan, kejadian itu bermula ketika majelis hakim membacakan putusan pada bagian pertimbangan yang mengurai petitum yang digugat Desrizal yang saat itu menjadi pengacara pihak penggugat Tomy Winata. Kemudian, Desrizal berdiri dari kursi dan melangkah ke hadapan majelis hakim.
 
"D kemudian menarik ikat pinggang dan tali itu digunakan oleh pelaku D untuk melakukan penyerangan kepada majelis hakim yang bacakan putusan," kata Makmur saat menggelar konferensi pers di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juli 2019.
 
Baca juga:Kronologis Penyerangan Dua Hakim PN Jakpus
 
Menurut dia, penyerangan itu mengenai dahi Soenarso selaku ketua majelis dan sempat mengenai Duta Baskara selaku hakim anggota satu. Setelah itu, Desrizal diamankan oleh pihak keamanan PN Jakarta Pusat.
 
Peristiwa itu terjadi saat persidangan perkara wanprestasi di ruang sidang Subekti, PN Jakpus. Perkara nomor 223/pdt.G/2018/JKT.PST itu teregistrasi pada 17 April 2019. Pihak penggugat ialah TW. Sementara itu, pihak tergugat ialah PT GWP.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif