Terpidana kasus korupsi KTP-el Setya Novanto - Medcom.id/Damar Iradat.
Terpidana kasus korupsi KTP-el Setya Novanto - Medcom.id/Damar Iradat.

ICW Kecewa Novanto Dikembalikan ke Lapas Sukamiskin

Nasional korupsi e-ktp setya novanto
Sri Yanti Nainggolan • 19 Juli 2019 16:24
Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) kecewa Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) mengembalikan terpidana kasus korupsi KTP-el Setya Novanto ke Lapas Sukamiskin. Alasan Kemenkumham dianggap sumir.
 
"Hanya dalam satu bulan Novanto dikatakan berkelakuan baik. Sementara kalau kita lihat perilaku dia yang terbukti pelesiran ke toko bangunan, santap siang di luar, dan ada dugaan menempati sel yang seharusnya tak ditempati," kata anggota ICW Kurnia Ramadhana pada Medcom.id, Jumat, 19 Juli 2019.
 
Kurnia menyebut beberapa catatan buruk itu seharusnya dijadikan pertimbangan khusus bagi Kemenkumham untuk menentukan Novanto tetap di Lapas Gunung Sindur atau tidak. Bahkan, Kurnia menyarankan Novanto ditempatkan di lapas yang lebih ketat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:Setnov Janji Bertobat)
 
Dia juga tak menerima alasan Kemenkumham memindahkan Novanto karena kesehatan. Logika ini dianggap kurang masuk akal karena seharusnya setiap lapas memiliki pelayanan kesehatan. Sehingga, tidak harus di Lapas Sukamiskin untuk mendapatkan perawatan medis.
 
Terakhir, asesmen Kemenkumham pada Novanto diminta dibuka. Pasalnya, kasus Novanto menarik perhatian publik sehingga semua perlu tahu.
 
"Kita minta agar asesmen dibuka supaya publik tahu bagaimana indikatornya, hal-hal apa yang dipertimbangkan, kenapa bisa seperti itu," papar dia.
 
Kurnia berharap Kemenkumham menangani semua kasus dengan serius karena korupsi adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Salah satunya dengan meningkatkan pengawasan secara maksimal.
 
"Tak hanya pada Novanto, tapi semua harus ditempatkan di lapas yang ketat karena penjara ada di hilir dalam sistem peradilan pidana," tambah dia.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif