Ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.
Ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.

Dokter Membiarkan Penganiayaan Ninoy Karundeng

Nasional Ninoy Karundeng
Fachri Audhia Hafiez • 17 Oktober 2019 16:32
Jakarta: Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menjelaskan penetapan tersangka seorang dokter berinisial IZH terkait kasus dugaan penganiayaan Ninoy Karundeng. IZH disebut membiarkan Ninoy terluka.
 
"Sebagai seorang tenaga medis, dia (IZH) tidak ada upaya membantu seseorang yang sudah babak belur dianiaya banyak orang. Padahal korban dalam keadaan butuh dukungan medis," kata Direktur Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto saat dikonfirmasi, Kamis, 17 Oktober 2019.
 
Suyudi menjelaskan IZH bersama suaminya berada di Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat, lokasi Ninoy dianiaya. Dokter IZH bersama suaminya diduga turut menginterogasi Ninoy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang bersangkutan membiarkan (penganiayaan terjadi), malah ikut menginterogasi dengan suaminya yang sama-sama tenaga medis," ucap Suyudi.
 
Pengacara IZH, Gufroni, mengklaim kliennya tidak terlibat dalam penganiayaan Ninoy. Pada 30 September 2019, IZH tengah membantu mengobati Ninoy dan tak melakukan kekerasan fisik kepada Ninoy.
 
Polda Metro Jaya telah menetapkan 14 tersangka dalam kasus ini. Beberapa tersangka juga dijerat dengan UU ITE karena merekam dan menyebarkan video penganiayaan Ninoy.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif