Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Status Anggota BNN Penjual Narkoba Masih Buram

Nasional narkoba
Fachri Audhia Hafiez • 18 Oktober 2019 17:13
Jakarta: Polda Metro Jaya belum mau banyak bicara soal sosok anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tertangkap menjual sabu. Status pelaku di BNN juga masih digali lebih jauh.
 
"Sedang kita cek, apakah itu anggota PNS (pegawai negeri sipil) atau Polri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat, 18 Oktober 2019.
 
Argo juga belum bisa memerinci kronologi penangkapan tersebut. Dia belum berbicara dengan penyidik kasus itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sampai sekarang belum mendapatkan informasi dari Direktorat Reserse Narkoba," ungkap dia.
 
Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigjen Sulistyo Pudjo menyebut Polda Metro Jaya menangkap dua orang petugas BNN. Keduanya diduga terlibat jual beli narkotika.
 
Pudjo memastikan pegawai itu tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. Hukuman terhadap keduanya berpeluang diperberat lantaran berstatus petugas lembaga pemberantas narkoba.
 
Informasi yang diperoleh, dua petugas BNN yang ditangkap berinisial MK dan MR. MK petugas BNN dari kepolisian, sedangkan MR petugas BNN dari unsur pegawai negeri sipil (PNS).
 
MK dan MR ditangkap di lokasi berbeda. Keduanya diringkus saat akan menjual sabu hasil pengungkapan kasus BNN.
 
Saat dibekuk, MR tengah membawa sabu yang akan dijualnya ke seorang pembeli di apartemen kawasan Jakarta. Aksi itu terendus polisi. Belum sempat barang berpindah tangan, sabu 2,5 kilogram itu disita.
 
MK ditangkap saat hendak menjenguk MR. Polisi mengendus keterlibatan MK dalam praktik jual beli sabu.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif