Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: Adin/Medcom
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: Adin/Medcom

Menteri Jokowi Diajak Patuh LHKPN

Nasional lhkpn
M Sholahadhin Azhar • 03 Desember 2019 14:58
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak menteri dalam Kabinet Indonesia Maju atau pejabat lain segera menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Bila perlu, meminta bantuan dari pihak keluarga.
 
"Sudah lapor saja, bila perlu dibantu anak dan istri di rumah. Biar anak-anak ikut punya beban morel menjaga papa mamanya agar tetap baik," kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang kepada Medcom.id, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Saut mengaku pernah menerapkannya saat melaporkan harta kekayaan. Saut berdialog dengan anak-anaknya sambil mengisi formulir harta kekayaan. Menurut dia, laporan harta kekayaan memang harus dimulai dari lingkup keluarga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saut menilai menteri dan pejabat bisa menjadi contoh yang baik bila patuh dalam menyerahkan LHKPN. Bahkan, mereka juga bisa menjadi inspirasi bagi bawahannya.
 
"Di negeri paternalistik ini, tugas pemimpin di dalam manajemen itu ada aspek inspirasi di situ. Kalau ada menimbulkan inspirasi, maka ada banyak inisiatif muncul," kata dia.
 
Di sisi lain, Saut mengapresiasi sikap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD yang telah melaporkan harta kekayaannya. Dia juga sepakat dengan Mahfud pengisian LHKPN tidak sulit.
 
Menurut Saut, lebih sulit mengisi formulir asuransi jiwa atau kesehatan, ketimbang LHKPN. Sebab ada bantuan langsung jika pejabat merasa kesulitan saat menyampaikan laporan. Mereka cukup menelepon ke nomor 198 dan petugas akan membantu.
 
"Selesai masalah, jadi jangan bingung apalagi sulit," kata Saut.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif