Taufiqul Hadi: Negara Tidak Kalah dari Rizieq Shihab

Whisnu Mardiansyah 19 Juni 2018 06:43 WIB
pornografi
Taufiqul Hadi: Negara Tidak Kalah dari Rizieq Shihab
Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab - ANT/Akbar Nugroho Gumay.
Jakarta: Kepolisian menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus percakapan pornografi yang menjerat Rizieq Shihab. Atas hal ini pemerintah dianggap mengalah dengan Rizieq yang memiliki massa persaudaraan alumni (PA) 212.

Anggota Komisi III DPR RI, Taufiqul Hadi tegas mengatakan tidak ada yang kalah maupun menang dalam perkara ini. SP3 Rizieq Shihab murni sepenuhnya karena teknis hukum.

"Saya rasa tidak (mengalah), tidak ada hal yang bisa mengalahkan negara. Karena negara itu tidak akan kalah," kata Taufiq saat dihubungi Medcom.id, Senin, 18 Juni 2018.


Menurut politisi Partai NasDem itu, sangat tidak elok penerbitan SP3 ini dikaitkan dengan masalah politis. Apalagi anggapan pemerintah dianggap melunak hanya karena Rizieq Shihab.

"Kalau negara kalah, tidak ada gunanya ada negara. Kemudian ada lembaga-lembaga yang diberikan wewenang untuk menegakan supremasi negara. Hal ini (SP3) untuk menegaskan teknis hukum saja," jelas Taufiq.

Sebelumnya, Rizieq Shihab mengaku sudah menerima salinan asli SP3, Jumat, 15 Juni 2018.  Rizieq yang masih berada di Arab Saudi memperlihatkannya melalui tayangan video.

Video tersebut diunggah melalui akun YouTube Front TV. Dalam video dengan durasi hampir 9 menit itu, Rizieq bersama istri dan anaknya memberitahu surat sudah diterima dari pengacaranya, Sugito Atmo Pawiro.

"Pada hari Idulfitri ini, kami ingin menyampaikan satu kabar baik bagi kita semua. Alhamdullilahi rabbilalamin, hari ini kami mendapat kiriman surat asli SP3 kasus chat fitnah," kata Rizieq.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id