Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul (kanan). (Foto: MI/Galih Pradipta).
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul (kanan). (Foto: MI/Galih Pradipta).

Alumni 212 Bela HT, Ini Jawaban Polri

Nasional korupsi mobile8 telecom
Lukman Diah Sari • 15 Juli 2017 03:57
medcom.id, Jakarta: Alumni 212 membela tersangka dugaan SMS ancaman terhadap Jaksa Yulianto, Hary Tanoesoedibjo dengan menyambangi Komnas HAM, Jakarta. Mereka menganggap Hary Tanoe telah dikriminalisasi sehingga patut dibela.
 
Menanggapi hal itu, Polri menyebut bahwa kasus yang kini menyeret bos kapitalisasi media itu tidak mengada-ada. Perlakuan hukum yang diberikan berdasarkan laporan dan barang bukti yang diterima.
 
"Kan ada laporan. Kita terima dan pelajari. Kalau emang melawan hukum sebagaimana diatur undang-undang, maka kita tingkatkan proses penyidikan," jelas Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Junat 14 Juli 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Martinus membeberkan, sesuatu yang dianggap kriminalisasi adalah bila sebuah perbuatan yang diatur dalam undang-undang, melawan hukum kemudian dipaksakan.
 
"Tapi kalau maksudnya membuat orang mengada-ada, memprosesnya. Itu enggak," tandas dia.
 
Sebelumnya, Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo, membeberkan alasan membela Ketua Perindo Hary Tanoesoedibjo. Pria yang akrab disapa HT itu masuk radar pembelaan Alumni 212 karena permintaan dari rekan seperjuangan.
 
"Kebetulan ada yang kasih tahu kita, bilang ke kita, 'Tolong dong Hary Tanoesoedibjo dibantu, kan dia banyak bantu berita kita juga'. Ada yang sampai ke saya. Ya sudah nanti kita bantu," kata Sambo.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif